Senin, 16 Januari 2017

Semua Berawal Dari Perencanaan Yang Matang Bukan Mimpi

Jika kalian pernah mendengar sebuah pepatah yang mengatakan sejago-jagonya tupai melompat pasti akan jatuh juga, yang berarti segala kebaikan keburukan yang dipendam akan ketahuan juga. Pertanyaannya sekarang adalah, kenapa saya mengaitkan peribahasa ini dengan judul diatas? karena menurut saya berkaitan sangat erat yaitu Perencanaan matang dengan konsep baik ataupun buruk akan diketahui khalayak ramai karena sebahagian besar itu adalah permasalahan yang dicari banyak khalayak ramai, bukan berarti perencanaan matang tersebut banyak yang memikirkan tapi khalayak ramai ingin tahu bagaimana merealisasikan perencanaan matang tersebut yang mereka tanpa mengerti untuk merealisasikannya.
Saya bisa masukkan kemari sebagai contoh yang nyata, sebuah kisah pribadi saybahan seadaaa dalam memperbaiki sebuah hape, sebenarnya kata pertama yang pass itu bukan memperbaiki tapi sekedar mengembalikan semua program awal semula, gimana tuh bisar singkat kata-katanya hehehe... Dipengalaman ini saya bukan mau nunjukin caranya tapi saya hanya ingin memberitahu bahwa Perencanaan matang itu perlu dari pada hanya mimpi. 
Sebelum hape ini di Reset Ulang saya tidak terlalu mengechek apakah ada kerusakan tombol atau kerusakan lain, saya hanya ingin membantu teman sekantor saya yang baru dapat hape, dan kemudian saat selesai di reset ulang, yang seharusnya hape itu akan restart dan hidup seperti biasa, eh eh malah hapenya hidup segan mati gak mau, kira seperti itu lah, silahkan dibayangkan :p
Dikeadaan itu saya terus mencari cara dan cara untuk memperbaikinya, saya terus melakukan perbaikan seperti pengalaman yang saya dapatkan dan tidak berhasil, saya mencari di Google kemudian saya praktekkan dan juga tidak berhasil saya hampir putus asa untuk hape itu, setelah 2 hari berlangsung akhirnya temen saya datag membantu dan memberikan solusi-solusi jitu tetapi tetap juga tidak berhasil, dan teman saya pun menjadi penasaran sehingga kami duduk terdiam dan memikirkan perencanaan matang buat memperbaiki hape tersebut, kami coba kolaborasikan cara yang kami tahu dan cara yang google tahu untuk memperbaiki hape tersebut. dengan uang seadaanya kami membeli perangkat dengan seadaanya dan juga dengan bantuan peralatan listrik tetangga yang kami pinjam, terus mencoba dan mencoba memperaktekkan Perencanaan matang kami dengan tujuan kesuksesan untuk memperbaiki sebuah hape dan akhirnya hape tersebut pun berhasil diperbaiki dengan cara seadaanya dan yang pasti dengan perencanaan yang matang.
Jadi simpelnya sesuatu yang direncakan dengan sangat matang walupun dengan bahan yang sederhana meskipun pinjam sana pinjam sini semua akan ada hasilnya. Sehingga kesuksesan itu berawal dengan cara yang nyata bukan dengan mimpi saja.

Senin, 30 April 2012

Cedera Ketek

Apa ada yang tahu maksud judul saya diatas? coba kalian pikirkan? eh gak usah deh, kayak maen tebak2an aja jadinya. Tapi terlebih dahulu saya minta maaf sebelumnya ini cerita emang asli ngarangnya, hahaha, jadi saya harap gak ada yang tersinggung ya, saya cuma mau mengungkit cerita masa lalu. Ok mari kita mulai, begini ceritanya, AUUUUUUUUUUUUUUUUUU

Pertama nya sih saya gak terlalu peduli dengan bauk yang ada di dekat saya, saya hanya berharap bauk itu berubah jadi wangi parfumnya pevita pearce yang akan berjalan menyengat menuju hidung saya sampai lari keatas menuju otak, saya berpikirnya sih gak apa lah gak bisa lihat wajahnya secara langsung yang penting bisa ngehirup wangi parfumnya, itu uda lebih dari cukup buat saya, HEHEHEHE. Seiring berjalan arah jarum jam, saya mulai gelisah dengan bauk ini, bauk ini terus menggangu konsentrasi saya apalagi saat saya menghayal pevita pearce, aduh sungguh menjengkelkan. Bauk ini berasal dari ruang kelas sekolah saya, ruang kelas yang mempunya distorsi bauk yang berbeda-beda, ada yang bauk knalpot astuti lah, ada yang bauk taik ayam lah, dan ada yang bauk semen pembangunan rumah, hahaha mungkin karena dia sampoan pakek semen kali ya, tapi saya tidak mempermasalah kan itu, karena saya sendiri pun mempunyai bauk yang lebih berbeda, yaitu bauk keringatnya David Beckham, pengaruh wajahnya yang sama kali ya, jadi bauknya pun juga sama, hehehe. Yang jadi masalah adalah bauk yang sekarang ini saya rasa, mungkin pun semua teman sekelas saya juga merasakan ini, tapi mereka pada diam semua, apa karena mereka pada bauk juga ya HEHEHEHE. Sekilas saya berpikir apa yang harus saya lakukan, ini tidak bisa didiami, kalau bauk ini didiami bisa bahaya saya rasa, saya takut bauk ini menyebabkan banyak korban yang tak berdosa, seperti anak bayi, anak ayam, dan anak-anak lainnya.
Saatnya penyelidikan, dengan gaya detektif saya mulai berjalan mengitari ruangan kelas, perlahan-lahan, dengan keadaan tenang tak terasa sudah 50 kali saya mengitari ruangan kelas, tapi bauk aneh ini sama sekali belom terditeksi oleh saya, dan tapinya lagi, bauk ini terus saja menyengat dihidung mancung saya, hehehehe. Pada saat itu saya mulai bingung, tapi saya gak akan menyerah karena menyerah bukan bagian dari diri saya. wes, asyik kali kata2 yang barusan ya, hahahha. Tanpa basa-basi lagi saya harus menggunakan cara yang sedikit gila  yaitu dengan cara mendekati semua teman saya, dan menciumi bagian badannya satu persatu. Tidak begitu banyak persiapan untuk rencana ini, saya hanya butuh beberapa kalimat seperti merayu agar mereka mau untuk diciumi badannya oleh saya, hehehehehe. Seperti kata yang berikut  ini :
1. "hay sob, kalau boleh tau merek bajumu apa sih?"
2. "hmm, tos dulu dong we",
Seperti itu lah kalimat-kalimatnya, masih ada yang lain, tapi kenapa saya mengeluarkan kalimat yang diatas sebagai contoh, karena dengan kalimat itu lah saya dapat mengetahui orangnya. Saya akan jelaskan detail cerita gimana, begini ceritanya, auuuuuuuuuuuuuuuuuu hehehehehe
"hay sel, lagi paen?", tanya saya pada seorang murid perempuan yang saya perhatiin gak terlalu banyak bicara.
"eh alfan, lagi baca buku aja, ada apa emangnya?, tumben!" sautnya dengan nada cuek
"hmmm, baca buku apa? kok kayaknya serius kali dari kamren bacanya", tanya saya lagi sekedar basa-basi
"kamu baca aja sendiri judul", jawab dia semakin cuek.
"oh itu", jawab saya, tapi saya tidak melihat buku tersebut, saya sedikit curiga dengan anak ini, karena dia berbicar seakan-akkan dia tidak mau saya untuk berbicara panjang dengannya lagi, dan membuat saya semakin curiga karena bauk nya begitu menyengat saat saya di dekatnya. Tanpa basa-basi lagi saya langsung bertanya pada perntanyaan intinya.
"eh sel, kamu tau gak merek baju sekolah sekarang yang lagi banyak di perbincangkan banyak ibu-ibu?", tanya saya dengan cuek, berharap dia akan menjawab sesuai harapan saya.
"hah, mana tau saya, itu kan bukan urusan saya, itu sih urusan mamak saya fan, lagian pertanyaan kamu aneh", jawabnya sesuai dengan harapan saya.
"oh, saya kirain kan kamu beli baju sekolah sendiri, dan ntah nya kamu tahu tentang yang begituan, hmm, saya boleh gak mgelihat merek baju mu sel? karena saya suka liad bajumu sel, bajumu itu putihnya beda", ujar saya berharap dia mengizinkan.
"beda gimana, yaudah liad lah", jawab selli sambil menunjukan kerah bajunya.
Tanpa banyak gaya saya terus menghadap belakangnya dan melihat kerah bajunya, wah ternyata benar bauknya dari dia, dan saya melihat kerah baju dan leher yang begitu hitam, sungguh bauk, sumpah saya gak tahan.
"sel, makasih ya uda ngelihatin merek bajumu, tos dulu, hehehe", ujar saya sambil mengankat tangan.
"iya iya, TOS" jawab selli
Wah disaat itu saya semakin yakin, bahwa dia lah orangnya, karena saat itu saya melihat ketek bajunya yang berwarna hijau, sungguh sangat-sangat dramatis dan sangat-sangat misteris, dengan bauk yang dapat membuat hidung teriris seakan-akan merontokkan bulu hidung sampai habis bis bis bis.
Tapi saya gak mau sampai disini, tanpa memikirkan rasa malunya si selli, saya pun langsung bertanya terus terang kepadanya.
"sel, kamu kok bauk banget sih, bauk kamu tuh beda, kalau dimasukkan ke rekor dunia, mungkin kamu orang yang bakal menang sebagai manusia terbauk sedunia, lihat tuh ketek bajumu itu sampai hijau, emang ada apa si?", tanya saya tanpa basa-basi lagi.
"hmmm, ternyata kamu menyelidiki aku ya fan, sebenarnya saya gak tahan untuk sekolah fan, saya pun gak tahu kenapa saya bisa sebauk ini, saya mandi aja sampai 5 kali loh sehari, tapi tetap aja bauk, apalagi ketek saya ini terus saja mengeluarkan air fan, macam bocor gitu jadinya, maaf ya fan, mungkin saya bakal pindah sekolah lagi deh", jawab selli panjang kali lebar.
"loh, ngapain kamu harus pindah sekolah, apa karena saya sudah tahu tentang bauk ini, tenang sel, saya gak akan bicara dengan anak lain, lagian kamu mau pindah sekolah berapa kali, kamu sudah periksa ke dokter sel?", tanya saya lagi.
"sudah, dan saya sangat sedih saat dokter memponis saya dengan nama penyakit yang hampir membuat saya hampir mau bunuh diri", jawab selli
"emang apa sel namanya?", tanya alfan semakin penasaran.
"CEDERA KETIAK fan, itu namanya", jawab selli dengan rasa malu.
"HAHAHAHAHAHAHAHA, namanya segitu dramatisnya ya sel, HAHAHAHA, CEDERA KETEK, HAHHaHAHA", ujar saya tanpa sengaja dengan tawa yang terbahak-bahak.
"tolong jangan ketawa lah fan, nntik anak yang laen curiga", cetus selli sewot
"hehehe, iya iya sory sel, gak sengaja tadi ketawaknya, terus gimana, apa dokter gak ngasih obat?", tanya saya lagi
"hmm, dia tidak terlalu banyak ngasih obat fan, cuma dia menyarankan untuk terapi ketek seminggu 3 kali, dan saya sedang menjalan kan itu fan, doain ya, semoga terapi itu berhasil", ujar selli pasrah
"iya deh pasti saya doain sel, tapi biar cepat terkabul mending kamu minta doain sama anak2 yang laen sel", ujar saya menawarkan.
"Gak usah fan, saya malu, saya gak mau yang laen tau, mau dimana muka saya nantik kalau mereka semua pada tahu", cetus selli sewot
"yaudah kalau gak mau, yang giat ya terapi keteknya, hehehe", ejek saya sambil melarikan diri karena sudah gak tahan lagi menahan bauk ketek yang sangat-sangat berlebihan.
HAHAHAHAHAAHAHA, gak terasa bauk ketek si seli pun hilang seiring berjalan nya waktu, sampai 2 bulan saya harus menahan rasa tekan karena bauk itu, tekanan yang sangat menyakitkan hidung, pikiran dan mental. Pokoknya sangat tajam lah, setajam jarum, hehehhehehe

Kok Cewek Gak Suka Sama Gue? WHY?

Pertanyaan yang menyedihkan ini datang dari banyak teman saya yang bercerita tentang masalah PDKT nya, bertanya kenapa cewek gak suka sama dia. Ya ampun. saya tersenyum kecil saat mendengar pertanyaan itu. Pas baca search query ini, kita menitikkan sedikit air mata. Sisi melankolis saya tergerak. Tetapi saya menghargai pertanyaan ini, menurut saya ini pertanyaan yang sangat jujur dan apa adanya.Kenapa cewek gak suka sama kamu? Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan.
1. Apakah Kamu Bau?

Kalo kata iklan Axe sih cewek sebenernya suka bau keringet cowok. Mungkin itu bener juga. Tapi, sepengamatan saya sih, kalo kamu bau-nya beneran bau gak enak gitu, kayak misalnya bau anjing keujanan yang disemprot parfum, cewek bakalan gak suka sama kamu. Kamu harus introspeksi nih. Tanya ke temen-temen deket kamu, “Eh men, jujur deh. Gue bau gak sih?” Kalo mereka memang teman sejati, mereka bakal bilang kamu bau.

2. Mungkin Perhatikan Cara Kamu Merayu.
Mungkin kamu ngerasa diri kamu asik. Tapi ingat, kamu itu mau mendekati cewek, bukan diri kamu sendiri. Jadi harusnya cewek itu yang ngerasa kamu asik. Coba inget deh, rayuan apa yang terakhir kamu gunakan untuk mendekati cewek? Apakah semacam “Eh, gue liat dari jauh lo hot abis deh. Gue sampe bergairah gini.” Kalo kamu menggunakan rayuan seperti itu, bukan hatinya yang akan kamu dapat tapi gamparannya.




3. Jangan Cerita Yang Seremnya Berlebihan.
Mungkin kamu ngerasa bangga dengan hobby kamu membantai anak anjing. Tapi cewek pada umumnya akan merasa hal itu sungguh mengerikan. Apakah kamu psycho? Apakah jangan-jangan kamu juga suka makan daging orang? Pertanyaan-pertanyaan ini akan muncul di pikiran cewek setiap kali kamu membanggakan hobi kamu tersebut.

4. Apakah Kamu Tidak Terlihat Meyakinkan.
Kelihatan meyakinkan ini penting untuk membuat cewek merasa aman bersama kamu. Apakah kamu selama ini kelihatan sangat tidak percaya diri, tidak yakin akan semua hal, dan bahkan tidak yakin kalau kamu beneran suka sama si cewek? Kalo bener iya, berarti itu gawat banget. Ya iyalah cewek gak mungkin suka sama kamu.


Intinya sih, menurut saya masalahnya bukan masalah fisik. Pada dasarnya cewek itu gak peduli sama fisik kok (well, ada sih yang peduli) tapi cewek lebih melihat kenyamanan. Apakah kamu bisa membuat si cewek merasa nyaman dan aman? Kalo bisa, harusnya pasti ada cewek yang suka sama kamu, jadi diri sendiri aja bro dan apa adanya itu sangat lebih baik bro. SEMANGAT.

Kamis, 02 Februari 2012

Saya Harus Jadi Diri Saya Sendiri

Ok mari kita mulai, tulisan malam ini bukan seperti tulisan kemarin, tulisan yang seharusnya punya keadaan logika untuk pembaca. Berhenti membuat dongeng dari media, seharusnya saya melakukan keadaan yang nyata tanpa ada kepalsuan kata dan kemunafikan sifat. Tidak seperti hari-hari kemarin hari ini lah saya menyadari tentang sebuah keikhlasan yang sesungguhnya, tidak ingin memaksakan keadaan yang tidak saya miliki, situasi yang seharusnya tidak saya lalui, dan khayalan-khayalan mimpi yang seharusnya tidak saya pikiri. Saya akan berusaha untuk tidak membuat suatu kesempatan yang hanya membuang waktu saya dan berakhir sia-sia. Cukup selama ini saya mencoba membuat celah, saya tidak melihat celah itu sedikitpun atau emang tidak terlihat oleh saya, tapi itu tidak mungkin karena sayalah yang membuat celah dan saya pasti tau jika celah itu berhasil atau tidak.
Sebenarnya dulu saya punya tujuan tersendiri membuat blog ini, tapi sekarang saya di butakan perasaan, saya terlalu memikirkan perasaan, perasaan yang akhirnya membawa saya pada ketergantungan untuk memiliki, yang padahal saya tahu saya tidak mungkin dapat memiliki sesuatu seperti yang saya inginkan atau bisa disebut sesuatu yang sempurna.
Seperti judul diatas, saya tidak mungkin membiarkan diri saya mengalami perubahan sifat untuk mendapatkan sesuatu, itu sama saja saya mengembalikan jiwa saya ke masa saat saya masih duduk di bangku SMP, sekarang saya sudah mengerti tentang arti hidup, tentang bagaimana cara mengatasi kebahagiaan dan keterpurukan hidup. Dari kecil saya selalu diajarkan tentang bertanggung jawab, bertanggung jawab pada omongan, bertanggung jawab pada kesalahan, dan bertanggung jawab pada sifat, dan sampai sekarang saya selalu melakukan itu. Intinya sih saya tidak akan lagi merubah diri saya agar mendapat sesuatu yang saya inginkan karena saya tahu jika suatu hari saya berhasil mendapatkan sesuatu tersebut, saya tidak mungkin dapat mempertahankannya.
Saya tidak tahu apakah anda mengerti apa yang saya katakan, tapi sesungguhnya saya tidak memaksa anda untuk mengerti apa yang saya katakan, tetapi jika anda mengerti apa yang saya katakan dan dapat merasakannya, saya sangat senang dan saya sangat berterimakasih.
Ini entri terakhir saya, saya harap blog ini dapat berguna buat anda tanpa harus mengubah karakter anda sebelumnya. Maaf jika saya mengeluarkan kalimat-kalimat yang terlalu berlebihan sehingga membuat otak anda pegal saat mencernanya, tapi saya senang membuat kalimat-kalimat seperti ini, karena saya menggemari setiap kalimat-kalimat yang mempunyai ketersulitan pengertian. HE HE HE
ASSALAMMUALAIKUM WR. WB

Senin, 02 Januari 2012

Anda Itu Terlalu Indah Untuk Menjadi kenyataan


Tahun ini tidak seperti tahun kemaren, bulan ini tidak seperti bulan kemaren, hari ini juga tidak seperti hari kemaren. Rasa ini begitu keras, setiap hari saya merasakan kekerasan yang seakan ingin menggigit anda terus menelan anda bukan di tujukan untuk lambung tapi untuk hati saya. Saya tidak mengerti kenapa ini bisa terjadi, ini terjadi begitu saja tanpa ada paksaan ataupun dorongan, ini semua murni. Takkan ada yang bisa membandingkan anda, bagi saya anda hanya terlalu indah untuk menjadi kenyataan, hanya manusia bodoh yang telah membiarkan anda menangis, karena bagi saya tangisan anda itu bagaikan lahar yang menenggelamkan hati saya, jadi untuk saya menyakiti anda itu sama saja menyakiti diri saya sendiri.
Rasa ini tidak seperti yang saya rasakan kemaren, rasa ini terus bertambah, bertambah dan terus bertambah, tidak ada hasil untuk perasaan saya ini. Apakah rasa ini dapat berkurang? saya tidak akan menguranginya, karena menurut saya semua itu sama saja mengurangi darah yang ada didalam tubuh saya sedikit demi sedikit, mungkin cuma anda yang dapat membuat saya mengurangi rasa saya ini tanpa harus mengurangi darah saya. Tahu kah anda? kalau anda itu terlalu indah untuk menjadi kenyataan, tidak ada yang perlu anda tampilkan, anda sudah terlalu sempurna dengan apa adanya anda. Sebelumnya belum ada yang mampu membuat saya begini, ini sangat spesial buat saya, tulisan anda membuat saya tersenyum, alunan suara anda membuat saya kaku, gerakan anda mebuat saya ingin berkata "I am here, please don't leave me".
Waktu akhirnya menjauhkan saya untuk anda, saya tidak akan menyalahkan waktu, karena sebelumnya waktu telah membuat saya bertemu anda dan mengenal anda, itu semua merupakan kebahagian yang bersangatan buat saya, kebahagiaan yang tidak dapat ditulis ataupun diutarakan, karena saya tidak punya alasan kenapa saya mencintai anda, dan saya tidak tahu dimana dan kapan saya mulai mencintai anda, tapi yang anda harus tahu bahwa saya tahu kenapa saya harus mencintai anda, karena saya tahu bahwa anda lah yang dapat menyempurnakan hidup saya dan jika anda juga inginkan saya, saya akan melakukan apapun untuk anda, akan membuat anda bahagia dan membuat anda merasakan kesempurnaan hidup yang semestinya.

Jumat, 02 Desember 2011

Sakit Hati & Masa Orientasi Siswa (MOS)

Malam minggu ini tidak seperti malam minggu kemarin. Malam yang penuh kecurigaan ku terhadapnya. Dari awal nya emang banyak hal aneh yang kurasa kan padanya, tapi selalu ditutupi oleh senyumnya. Kecurigaan yang semakin parah kurasa membuat ku ingin menemui nya walau tanpa seizin nya. Risau, galau, gundah menyelimuti ku dari dingin nya malam.
"Assalammu'alaikum", diselingi ketokan pintu dirumahnya.
"waalaikum....sa... lam", jawab seorang wanita dari sudut rumah sedang bercanda dengan seorang pria.
"Jen, itu sapa?", tanya alfan, pria yang jadi tokoh utama pada cerita ini.
"eh,...... fan, kok gak bilang mau kemari" jawab jenny salah seorang cewek yang disayangi jack setelah mama nya. hehehe
"kok kamu malah nanyak gitu jen, dari awal kan aku uda ngehubungi kalau aku akan datang tapi kamu terus kasih alasan, alasan yang membuat ku curiga denganmu jen, tapi rupanya betul", ujar alfan
"betul gmna? kamu jangan berprasangka buruk gitu, aku gak suka", jawab jenny sambil membela diri.
"kamu yang membuatku berprasangka buruk dengan mu jen, dari awal aku merasa emang ada yang ganjil dengan mu jen, tapi aku buang rasa itu karena itu gak perlu, tolong lah jen jujur, beri aku alasan kenapa kamu harus bohongi aku kekgini!", cetus alfan
"dia cuma temen fan, percayalah", jawab jenny
"tapi kenapa mesti bohong sih jen? aku yakin bukan sekedar teman, masih ada yang kamu sembunyiin, sudah lah jen katakan lah, biar semua selesai, atau perlu aku tanya sendiri sama pria itu, ada hubungan apa antara kalian berdua", tanya alfan
"ok ok fan, biar aku aja yang jelasin, dia itu pacar aku fan, dia pacar pertamaku, tapi sejujurnya aku gak da maksud duain kamu fan, aku suka juga dengan mu fan, aku juga ingin lebih dekat dengan mu fan, aku bingung dengan keadaan ku ini fan, tolong ngertiin aku fan" jawab jenny
"kamu terlalu egois untuk itu jen, kamu terlalu mikirin perasaan mu aja jen, yaudah lah jen, aku pun gak akan maksain semua ini, satu pertanyaan yang terakhir jen, kamu milih sapa? aku atau dia?", tanya alfan sedikit terpaksa
"fan, itu pertanyaan bodoh yang pernah ku dengar, aku gak mungkin jawab" ujar jenny
"emng itu pertanyaan bodoh jen, tapi itu lah salah satu cara agar aku tahu kalau kamu tuh lebih sayang aku atau dia, tolong jawab pertanyaan tadi jen, aku mau ini selesai", ujar alfan
"aku gak bisa fan, itu terlalu sulit untukku", cetus jenny
"aku tanyak sekali lagi jen, kamu tuh milih siapa? aku atau dia? diam berarti kamu milih dia" tanya alfan lagi
"fan, aku gak bisa ninggalin dia tapi aku juga gak bisa ninggalin kamu, jangan paksa aku fan", jawab jenny
"paksaan ini timbulnya dari kamu jen, atau apa perlu aku kasih tau hubungan kita ini dengan pacar mu jen, agar kamu mau menjawab pertanyaan ku ini " paksa alfan
"baik lah fan, aku akan jawab, jujur aku berat kali atas jawaban ini fan, AKU MILIH DIA fan, tapi ingat satu hal fan, bahwa aku juga sayang sama kamu, aku juga inginkan ka... ", jawaban jenny terpotong
"sudah lah jen, gak perlu di ingat setelah ini, aku sudah tau apa yang harus ku lakukan sekarang terhadap mu, aku akan merelakan mu dengannya, demi kebaikan mu", ujar alfan sambil memalingkan badan untuk pulang.
"fan , fan , fan, " panggil jenny sambil berlari memeluk alfan, mungkin itu pelukan terakhirnya untuk alfan, tak lama alfan melepaskan pelukan itu seakan tak ingin melihat keadaan yang sudah tidak mungkin di pertahankan. Gerimis mengiringi tangis seorang pria diatas vespa butut kesayangannya.

Pagi menjelang, terdengar suara ayam yang menantang, tak banyak yang dilihat di depan rumah hari ini kecuali dentang dentang jemuran yang  di selimuti kain yang terbentang. Kejadian kemaren masih menyelimuti lamunanku pagi ini, lamunan yang tak dapat kuhindari, lamunan yang selalu mengahantui, pokoknya ngeri lah.
"bremmmm bremmm....." terdengar suara motor dari kejauhan,
"jack, jack kok melamun aja ko? melamunin apa sih? melamunin ibu-ibu yang sedang jemur pakaian yang di samping rumah ya? jorok ko jack, pagi-pagi uda buat dosa, he he he", tanya si hamid dengan heran, karena tak biasanya alfan atau jack begitu (jack adalah nama panggilan si alfan, biasanya panggilan jack itu panggilan yang suka di ucapkan teman-teman akrabnya, gak nyambung ya nama asli dengan nama panggilannya. hihihihihi).
"alah mid mid, pagi-pagi uda buat rusuh aja, ada apa pagi-pagi kemari? mau minjam uang lagi ya? atau mau numpang sarapan, aku lagi gak mau becanda nih, jadi tolong beri alasan kenapa ko datang kemari pagi-pagi  buta begini"
"kok jutek amad sih jack, gak sayang lagi ko ya sama aku, lagian masak ko lupa si jack? kita kan mau kemah bareng anak-anak yang laen, dan anak-anak yang baru masuk sebagai acara penutupan mos (Masa Orientasi Siswa)"
"ah macak cih" jawab jack dengan nada banci kaleng
"ye betol loh cin, masak ente lupa" jawab hamid dengan nada banci plastik. hihihihi
"kenapa pagi-pagi begini sih ko datang kerumah ku mid" tanya jack.
"kita kan mau ngumpul dulu sebelum berangkat jack, ayok lah jack, anak-anak uda pada nongol tuh di kantin sekolah, menunuggu kehadiran kita"
"kita? lo aja kale" jawab jack singkat.
"loe-gue end"sambung hamid.
"aku gak ikut lah mid, aku lagi gak enak body nih, ko kan tau mid body aku nih sensitif" cetus jack cuek.
"sok imut ko jack, jangan becanda ja lah jack, ayo go. kalo ko gak ikut aku juga gak ikut lah jack"
"yaudah kalo ko gak ikut mid, bagus lah, temeni aku disini yang lagi galau"
"GALAU? kok bisa jack? why?" tanyak hamid
"aku putus sama jenny mid, ternyata aku selingkuhannya, aku sakit mid sakit, hiks hiks" curhat jack sambil meneteskan air mata
"hah, gak sangka aku jack, aku turut berduka cita ya jack, hiks hiks" ujar hamid sambil meneteskan taik mata, hihihihihi
"kalo ko lah mid, bukan beri semangat malah ngeledekin ja, emang gak bisa ko di ajak serius dikit ja mid" omel jack
"bukan gitu brother, aku bingung harus berbuat apa, mending aku ikutan sedih aja deh" cetus hamid asal
"ngapain ko ikutan sedih mid, gak berguna juga, malah mungkin akan mengakibat kan banjir bandang yang sangat besar di kota ini" ejek jack
"sialan ko jack, yaudah daripada ko dirumah aja dengan kesedihan ko yang gak jelas itu, mending kita ikutan kemah aja yuk, sama anak-anak, lagian kita kan panitia mos jack, masak kita gak ikut, ntar sapa yang ngelawak kalo gak ko disana jack, ayok lah jack, mana tau ada yang dapat gantiin jenny disana, kan bagus jack" ujar hamid sambil merintih
"ntar aku pikir dulu ya mid" jawab jack asal
"kok pakek mikir sih jack? jangan lah, sebentar lagi mereka berangkat tuh"
"yaudah yaudah, aku siap-siap dulu ya" ujar jack
"cepetan ya"
"palingan dua hari" jawab jack asal
"serius dong jackkkkk" cetus hamid kesel.

Tepat jam 10 pagi, mentari mulai senang senang nya mengobarkan terik nya panas, tapi tak seperti 2 sohib yang sedang berada di atas sepeda motor, mereka malah sangat kegirangan, gak peduli kulit hitam yang penting selalu tampil cuek dan cool, itu lah jack dan konco-konco nya.
"Jack, ko kok kegirangan gtu sih , kayak baru sekali naek kereta ja, boleh kegirangan tapi jangan berlebihan dong, malu aku di tengokin orang-orang, ntar aku di kira bawak orang gilak" cetus hamid.
"Sialan ko mid, aku bukan kegirangan, tapi aku kepanasan, aku bingung harus mengekspresikan nya gimna, kalo aku menutupi wajah dan badan aku dari kepanasan entar orang-orang pada gak tau kalo kau lagi ngebonceng BRAD PITT, gimana nya, hehehehehe" ujar jack asal
"capek deh" ujar hamid asal
"ah, dasar cowok lemah ko mid, masak baru berapa meter bawak kereta aja uda capek, kebanyakan ko tuh" cetus jack becanda
"bukan gitu maksud aku jack" ujar hamid
"jadi gimana?" tanya jack.
"aku capek dengerin ko ngomong-ngomong gak jelas gtu" ujar hamid.
"ada aku nyuruh ko dengarin, aneh ko lah" jawab lupus cuek.
"taekkkkkkkk" cetus hamid
"dimana?, ko jorok kali mid, eek kok di kereta, ni lah yang gak kusuka dari kau, kau tuh gak bisa bedain sak kentut sama sak eek, maen asal keluar aja, haahahahahahaha" ujar lupus dengan tawa nya yang  tak terhingga.
"sialan lo pus, hiks hiks" ujar hamid sambil menangis tak tertahankan.
Tak terasa jalan demi jalan sudah dilewati, rumah demi rumah sudah di lalui, sampek sampek sekolah kami pun tak terasa sudah lewat juga. haahahahahhaa
"mid, mid, uda kelewatan sekolah kita, gmana nya ko, gilak liatin cewek aja" cetus jack kesal
"astagfirullah, sory sory jack, cewek yang di depan kita tadi cantik jack, aku terkesima liatnya, masak ko gak liad " jawab hamid
"aku liad kok, cewek itu sudah janda tuh mid, emang mau sama janda" ujar jack
"emang ko tau dari mana jack, sok tau ko" gemuruh hamid
"iya, dia tuh janda dari kakek ku, hahahha" cetus jack
"hahahaha, kurang ajar ko jack" ujar hamid
"mid, ntar kalo di tanyak, bilang aja ban kita bocor ya" ujar jack
"ok, bocor berapa lobang kita bilang jack?" tanya hamid
"bilang aja satu lobang, tapi lobangnya dapat pindah-pindah, jadi susah nyarinya saat di tempel, hahahaha" jawab jack asal
"hahahahhaha, ok ok, ko dampingi aku ya, bantuin aku ngomong jack" ajak hamid
"ah, ko pun macam mau ngomong sama siapa aja minta dampingi" cetus jack
Terdengar suara dari kejauhan.
"Jack, mid, dari mana ja sih kelen, lama kali datangnya, bukan nya ngasih kabar, terus aku telpon kok gak aktif sih jack" ujar fuad sambil menghampiri (fuad adalah salah satu sahabatnya jack juga)
"oh, sori deh ad, HP sengaja aku matiin supaya menghemat baterai, kan disana gak da aliran listrik, hehehe"jawab jack sambil tersenyum
"ah alesan ko jack, anak-anak pada nungguin kelen jack, kelen kan panitia, masak cerminkan yang gak bagus" ujar fuad
"eh, bima mana ad?" tanya jack sambil melarikan pembicaraan.
"ah gak usah lariin pembicaraan ko jack, sibima ada di kantin, lagi ngerayu adek kelas, tau lah ko si bima kan play boy di sekolah kita ini" ujar fuad
"ah ko pun ad, gak usah dibahas lagi lah soal keterlambatan aku tadi, sekali lagi aku minta maaf deh, tadi ban keretanya sih hamid bocor" ujar jack
"yaudah yaudah, ko pimpin barisan lah jack, uda jam berapa nih, aku takut jalanan macet" ujar fuad
"waduh, aku lagi bermasalah ni dengan hati ku ad, si hamid aja deh" jawab jack sambil menunjuk si hamid
"ih, gilak ko jack, baris sendiri ja si hamid gak pande apalagi jadi pemimpin barisan, buat malu, mau tarok mana mukak panitia jack" ujar fuad
"sok punya mukak ko ad?" cetus hamid asal
"hahahaha" tawak jack
"brengsek ko mid, jadi ko anggap apa mukak aku ni?" tanyak fuad
"aku kira itu pantat mu ad, hahahahahha" jawab hamid sambil berlari
"sialaaaaaaaaaaaaan ko mid" cetus fuad sambil mengejar hamid yang sedang berlari menghindarinya
"woi, sudah lah, kayak anak TK aja, yaudah aku ja yang mimpin barisan" ujar jack
Tepat jam 11 mentari masih senang senang nya mengobarkan terik nya panas, tapi berbeda dengan anak-anak mos yang sedang kegerahan, sambil menahan emosi melihat panitia yang gak punya pri kemanusiaan telah membiar kan mereka berdiri kepanasan.
"ampon kali aku liad kakak panitia yang satu ini, uda tau harinya panas, tapi tetap aja menyiksa, emang sih wajah nya manis tapi sayang kelakuannya bengis, aku kesal liad dia put" ujar salah seorang anggota mos yang bernama linda
"kalo di bilang kesal aku pun kesal juga lah, kemaren aku jumpa dia di kantin, saat jam istirahat, cueknya minta ampon, aku tegur, eh bukan balas negur, dia cuma melihat kearah aku beberapa detik terus siap itu buang muka, setidaknya senyum kan cukup ya kan lin" ujar puput temennya linda
Lagi asik-asik nya mereka menggosip, terdengar suara panitia sedang memanggil nama salah satu anggota mos.
"PUPUT, coba kedepan !!!!" panggil jack
"hah, saya!, iya iya kak" jawab puput cemas sambil berjalan mendatangi kakak kelasnya
"kamu dengerin kakak bicara gak tadi? soalnya kakak liad kamu berbicara juga disana" tanyak jack
"denger kok kak, tadi aku cuma bicara sebentar aja kok" jawab puput
"oh, kalo dengar cobak ulangi apa yang kakak bilang tadi" ujar jack
"hmmm.. hmmm" puput terdiam dan bingung
"kok diam put? lupa atau sama sekali gak dengar?" tanya jack lagi
"hmmm, dengar kok tadi kak, tapi aku uda lupa" jawab puput asal
Semua anak mos pada tertawa mendengar jawaban puput, hahahhaa.
"LUPA! parah banget sih ingatan ko put, masak baru sebentar aja sudah lupa, mending gak usah sekolah disini lah, sekolah di panti asuhan manula aja" ujar jack
Anak-anak pun kembali tertawa, hahahahhahaha. Tak tahan menahan malu, tak sengaja air mata puput pun jatuh, sambil berlari meninggalkan barisan. tapi jack tidak mau peduli melihat si puput begitu.
"ok ok, penjelasan tadi sudah jelas kan, ada yang mau di tanya lagi gak? tanya lupus pada semua anggota mos.
"gak kak" ujar semua anggota mos secara serentak
"yaudah, klo gitu siapin semua barang-barang, dan segera masuk ke bus" ujar jack
"iya kak" ujar semua anggota mos
Dan akhirnya jam sudah menunjukan jam 12 kurang 11 menit 10 detik, tapi keberangkatan belom juga di mulai, ada apa sebenarnya? baca lagi yuk.
"Jack, tolong lah ko bujuk si puput tuh, sampai sekarang belom kelar-kelar juga nangisnya, katanya dia mau pulang aja, aku takut kalo dia pulang, diculik pula dia jack, terus dijual orang, soalnya dia kan cantik jack" ujar bima
"ah, klo kau lah bim, biarin aja dia nangis, mau sampek kapan dia kekgtu aja, seharusnya dia tuh bersikap dewasa, bukan nangis-nangis gak jelas gitu, kenapa gak ko aja yang ngerayu bim, ko kan sang pujangka, eh salah maksudnya pujangga, hehehe" ujar jack
"hehehe, aku sudah berusaha merayu jack, semua jurus ku sudah ku keluarkan, aku hampir aja kehabisan tenaga jack, karna mengeluarkan semua jurusku, hehehe", ujar bima
"kayak silat aja bim, hehehe", ujar jack
"makanya, yang ku harap kan dan di harapkan panitia-panitia laen tinggal ko jack, kayak nya cuma ko yang dapat membujuknya, tolong lah jack, ni kan bukan acara kita aja, jadi jangan kekgini lah, aku pun rada aneh liad ko hari ini, gak kayak biasanya, ko kelihatan sensitif kali jack" ujar bima
"waduh, maaf kali lah bim, aku pun lagi mikir kenapa aku kekgini, maaf lah bim, aku gak da maksud kekgitu, aku hanya lagi gak enak hati ja, jadi dimna si puput?" ujar jack
"di ruangan praktik kesenian" jawab bima
"yaudah , aku kesana ya" cetus jack
"kamu bisa jack, hehehehe" cetus bima
Jack berlari meninggalkan bima menuju tempat puput merengekkan kekesalannya, kemarahannya, dan rasa sakit hati nya. Karna sebenarnya puput tuh diam-diam menyimpan rasa dengan seorang jack, dia menyukai jack pada awal pertama masuk hingga mos berlangsung.
"dek, dek puput, ni kakak yang tadi marahi kamu, kamu masih kesal ya sama kakak, kakak minta maaf deh, kakak punya coklat nih, mau?" rayu jack sambil menyodorkan coklat punya adeknya yang di culik nya dirumah sebelum berangkat.
"diam, aku gak ikut, aku mau pulang" cetus puput sambil menangis
"jangan gitu lah dek, masak adek pulang, jadi gak seru lah acaranya klo adek pulang, atau gini aja, apa yang harus kakak lakukan supaya adek mau ikut?" tanyak jack
"ok gini aja kak, aku mau ikut, tpi satu yang ku pinta" jawab puput
"bahasa mu dek, pinta warna apa? cetus jack ingin bercanda
"itu tinta, yang ku bilang pinta kakak pekak, aku serius loh kak" ujar puput
"yaudah, kakak serius, adek mau apa?" tanya jack
"aku akan ikut kalo kakak tinggal" jawab puput sadis
"maksudnya kakak gak ikut, kakak pulang kerumah aja, gitu?"ujar jack
"iya, kenapa? gak mau? yaudah gak usah, aku ja yang pulang.
"bukan dek, adek yakin dengan penawaran adek tuh?" tanya jack
"yakin, kenapa mesti enggak, gimana? cetus puput
"yaudah ok, kakak gak ikut, kamu langsung kemasin barang dan langsung naik ke bus ya" jawab jack sambil memasang wajah sedih
"iya", jawab puput singkat sambil berlari meninggalkannya
Dan jack pun menceritakan pembicaraan antara dia dan puput tadi kepada panitia-panitia laen, para panitia pun sedikit kesal dengan penawaran puput dengan jack tadi, terutama para panitia wanita.
"jack, kamu kok mau sih dengan penawaran anak itu? mending dia aja yang kita tinggal jack, dan kayak nya kurang seru deh kalo gak da kamu disana" ujar salah seorang panitia wanita yang bernama sukma, sukma juga termasuk wanita yang menyukai sosok si jack. Wah ternyata jack banyak juga ya fans nya, hhehehe
"sudah gak apa, lagian entar aku nyusul dari belakang, aku tau kok jalan kesana, pokoknya aku akan ikutlah" ujar jack dengan gaya menaikkan rambutnya
"yeah, gitu kan mantap jack" ujar para panitia dan ikut-ikutan bergaya menaikkan rambutnya seperti si jack, hahahahha
"mid, ko ikut aku ya, kita naek motor aja?", tanya jack pada salah satu sohib kentalnya
"OK, rebes bos.
Perjalan sudah di mulai, bus sekolah pun di penuhi suara-suara lantang para murid yang sedang bernyanyi riang yang diselingi dengan bunyi gendang. Jam demi jam tak terasa berlalu, tempat tujuan pun sudah ketemu saat nya kita menuju cerita lagi yuk, hehehehe
"wah, kita uda nyampek nih, yang tidur silakan bangun, yang ngorok silakan mingkem dan bangun, dan yang mimpi basah silakan mandi wajib dulu, hehehehe" canda bima
Anak-anak mos pun tertawa sambil membawa bekal keluar dari bus.
"ok, ini tempat kita berkemah, silakan letak tas sesuai tenda yang sudah kakak sediain, jangan ada yang berkeliaran disini, tempat ini lumayan berbahaya dek, mumpung hari nya masih terang, yang mau cuci muka atau buang air, di belakang tenda kira-kira 100 meter disitu ada sungai jadi kesana aja, ada yang mau di tanyak gak?" ujar bima sebagai kakak kelas.
"enggak kak" jawab anak-anak mos
Setengah jam setelah bus sampai,, kira- kira jam 5 kurang seperempat menit, sepeda motor yang di tunggangi hamid dan jack pun juga sampai.
"woi" ujar jack
"yeah, kirain gak datang ko jack, si hamid mana?", tanya fuad
"ke sungai, buang sial, eh salah maksud aku buang air, hehehe", jawab jack
"ko gak cuci mukak jack?", tanya fuad
"iya ntar lah ad, aku mau makan dulu nih, laper kali aku, tadi siang gak sempat makan", jawab jack
"emang ko bawak bontot?", tanya fuad lagi
"enggak sih, hehehe, aku minta bontot ko la ad" ujar jack
"sudah aku tebak itu jack, yaudah ko ambil jadi tas kau tuh" ujar fuad
"makasih fuad, muachh" cetus jack
"ih, jijai bajai deh" ujar fuad
"si bima mana ad?" tanya jack sambil menyuapkan nasi ke mulutnya
"lagi nyeramahi anak-anak mos" jawab fuad sambil ngences melihat jack makan, hahahha
"oh ya, kita entar tukar posisi lah ad, ko sama bima aja yang ngawasi anak-anak dan yang membuat acara api unggun, kalau aku sama hamid, yang ngawasi belakang aja" ujar jack
"loh, kok kekgtu jack? emang kenapa?" tanya fuad
"aku lagi gak enak sama si puput, entar kalo dia liad aku, malah merajuk lagi" ujar jack
"karena itunya, kirain apa, yaudah gampang tuh jack" ujar fuad
Malam pun tiba, di selingi dayu-dayu angin dan suara-suara binatang malam yang yang mencekam, terlihat dari kejauhan sinar bulan yang lumayan terang, sinar yang akan menemani sekelompok anak muda dan mudi ini sampai keesokan hari dimana bulan akan bertukar shift dengan matahari, hehehe, kayak di kantoran aja ya.
"kita kok jadi ngawasi daerah belakang sih jack, rencana awal kan kita tugas di depan dan buat api unggun?" tanya hamid
"maaf deh mid, aku ngerubah rencana kita, aku masih gak enak aja sama si puput itu, entar kalo dia liad wajah aku ada disini, aku takut dia malah merajuk lagi, maaf ya mid" ujar jack
"oalah, karena anak itu nya, aku kira ko mau minta ngawani aku jumpain mantan ko disini, hehehe", ujar hamid
"emang sapa mantan aku mid?" tanya jack sedikit heran
"kuntilanak, hahaha" jawab hamid
"sialan ko mid, jangan ngomong gitu disini lah merinding aku nih" ujar jack
"baru gitu aja merinding, kayak bencong ko jack" ujar hamid
"bencong itu kan kawannya kuntilanak mid?" cetus jack becanda
"itu sih pocong jack, aduh aku kok jadi ikutan merinding ya jack" ujar hamid
"yah, aku kira ko pemberani mid, rupanya sama aja" cetus jack
"eh gila ko jack, aku emang pemberani kok" ujar hamid
"nah, gitu lah, eh mid liad tuh di belakang ko, ada yang lompat" ujar jack menakuti hamid
"Aaaaaaaaaaakkkk" menjerit hamid sambil melompat kearah jack, dan tak sengaja hamid pun tergendong jack
"kimbek lah mid, penakut amad sih, yang lompat itu kodok bukan setan" ujar jack sambil menjatuhkan hamid dari gendongannya, hahhaa
"ah, sialan ko jack, buat sepot jantung aku aja" cetus hamid kesal
"hahahahahaha, rasain ko, makanya jangan sok tegar" cetus jack
"jack, aku buang dulu ya?" ujar jamid
"ah kau terus kabur, aku minta maaf deh mid" ujar jack
"bukan gitu jack, aku uda kebelet kali nih" cetus hamid
"yaudah, mau di kawani gak?" tawar jack
"gak usah jack, entar kalo ada kau gak keluar pulak dia" cetus hamid sambil berlari
"hahahha, yaudah, cepetan ya" jerit jack
Di sisi lain panitia dan anak-anak mos malah saling bercanda riang sambil memainkan game yang telah mereka buat.
"lin, temeni aku buang air yuk aku takut nih" ujar puput
"waduh, aku pun takut put, mending minta temeni sama kakak panitia aja deh" jawab linda
"ya ampun, kamu kok gitu sih lin, lagian kalau sama kakak kelas aku takut di intip mereka lin", rengek puput
"kan ada yang perempuan put" cetus linda
"yaudah deh" ujar puput pasrah
"kak, aku mau minta tolong nih", ujar puput
"minta tolong apa dek?" tanya bima
"aku mau buang air kak, tapi takut, aku mau minta temeni" jawab puput
"yaudah biar kak fuad aja yang ngawani" sambar fuad
"eh gilak ko ad, masak ko yang ngawani, ko kan laki-laki sedangkan si puput perempuan, biar panitia perempuan aja yang nemeni" ujar bima sok berwibawa
"ah kalau kau lah bim, aku kan cuma niat nolong" ujar fuad
"iya aku ngerti, tapi si puput entar gak tenang buang airnya, ko harus ngertiin itu lah ad" ujar bima
"iya iya, yaudah dek, kakak panggilin panitia yang perempuan dulu ya" cetus fuad
"cepetan dong kak" ujar
Ternyata panitia perempuan yang dipanggil fuad itu rupanya si sukma, wanita yang juga menyukai dan mengagumi jack.
Sambil berjalan sukma pun bertanya : "kamu ya yang namanya puput?"
"iya kak" jawab puput singkat
"oh" cetus sukma lebih singkat. hehehe
"kak, jalan ke sungai nya kok beda? tanya puput
"emang ini lah, kamu lupa ya" jawab sukma
"kayaknya bukan yang ini lah kak, soalnya aku tadi sore barusan cuci muka loh" ujar puput
"gak usah banyak cerita deh dek, mau di temeni gak nih?" cetus sukma pura-pura kesal
"iya iya kak, aku minta maaf" ujar puput sedikit curiga tapi karena sesak kebeletnya itu puput pun tidak terlalu memikirkannya
"nah, itu dia sungainya, yaudah kakak tunggu disini ya" ujar sukma
"iya kak" ujar puput singkat
Tanpa mikir banyak puput pun langsung turun dan tak sengaja kira-kira jarak 5 meter terlihat bayangan aneh.
"AAAAAAAAkkkk, apa itu?" jerit puput sambil berlari meninggalkan sungai tersebut
"haahahahaha" tawa sukma gelik
"sukma", tegur hamid mengejutkan
"astagfirullah, eh ko nya mid, ngejutin aja sih" cetus sukma
"ngapain ko disini suk?, mau ngintipin aku ya" tanya hamid
"perasaan ko mid, aku hanya mau jalan-jalan aja, cari angin", jawab sukma
"oh, jadi sapa yang jerit tadi?" tanya hamid lagi
"gak tau" jawab sukma singkat
"tapi suaranya aku dengar dari sini" ujar hamid
"aku gak tau loh mid" cetus sukma sambil meninggalkan hamid
Di sisi lain puput terus saja berlari dan sekali-kali melihat belakang, dia berlari terlihat sangat gugup dan tanpa sadar menabrak seorang pria, dan mereka berdua terjatuh, kemudian saling menatap.
"AAAAAAAAkkk" teriak puput kemudian pingsan
"put, dek puput, ini kakak, ini kakak jack, waduh pingsan pulak ni anak, bisa repot nih" ujar jack
Tanpa ragu-ragu jack pun menggendong puput menuju tenda panitia, tetapi sebelum nyampek tenda, panitia dan anak-anak mos sudah terlihat di depan jack.
"jack, ko apain si puput sampek teriak begitu" tanya bima dengan rasa curiga
"ko kok gitu sih nanyak nya bim, aku gak ada ngapa-ngapain dia, dia aja tiba-tiba lari tanpa sebab terus nabrak aku, setelah itu dia pingsan, sudah lah gak ada yang perlu ko curigai bim, aku uda keberatan nih, geser dulu sikit, kalian menggangu langkahku" jawab jack dengan gaya kerennya.
Beberapa menit berselang, jack pun sampai juga ke tenda dan meletakkan puput dengan santai walaupun sebenarnya dia itu udah ngos-ngosan, haahaha.
"jack, ini minum dulu" ujar sukma
"makasih ya sukma, tapi buatin air hangat dong untuk si puput, mungkin entar lagi dia bangun nih, oh ya, panggilin bima sama fuad juga ya suk, tolong ya sukma" ujar jack
"hmmm, iya iya jack" cetus sukma kesal karena melihat kepedulian nya jack dengan puput
Tak lama kemudian fuad datang.
"kenapa jack manggil aku sama bima?" tanya fuad
"gak apa, bima mana?" jawab jack
"masih di luar menenangkan suasana anak-anak yang laen yang ikut khawatir dan cemas" ujar fuad
"sep, gini loh ad, acara api unggun nya kan belom dimulai, kalau bisa acara api unggun nya jangan dibatalkan lah, aku mau acara api unggun nya harus ada lah ad, kalau gak ada entar gak berkesan buat anak-anak mos" ujar jack
"gini loh jack, aku pun masih bingung juga, soalnya keadaan nya masih kekgini, masih ketakutan orang itu liad si puput pingsan" ujar fuad
"nah, disini lah tugas kita, bagaimanapun keadaannya kita harus bisa menghadapinya dengan tenang, kita harus memulihkan keadaan seperti semula, entar aku nyusul lah ad, akau mau ngatasi si puput dulu" ujar jack"
"yaudah, aku akan beritahu ini sama paniti-panitia yang laen" ujar fuad
"ok sep" ujar jack.
Malam semakin larut, dayu-dayu angin pun semakin menusuk tulang melalui pori-pori, tapi semua itu hilang karena adanya hangatnya api yang dinyalakan secara klasik melalui potongan-potongan kayu yang disatukan.
"Jack, ko ngapain disini? aku cariin dimana-mana gak ada, di atas pohon gak ada, di bawah pohon apalagi, hehehhe" ujar hamid sambil berjalan menghampiri jack
"kalau kau lah mid, darimana aja ko? kok baru nimbul? ko apa gak tau si puput tuh pingsan" ujar jack
"hah, pingsan kenapa?" tanya hamid
"aku gak tau, sampai sekarang belom bangun juga nih si puput" jawab jack
"oalah, yang laen pada kemana? tanyak hamid lagi
"lagi nenangi anak-anak yang laen, mereka pada ketakutan gitu liad si puput pingsan, mending ko bantuin panitia-panitia laen aja deh sana, kalau si puput biar aku yang ngatasi" ujar jack
"ah, bilang aja ko mau berduaan kan sama si puput" ujar hamid ngelece
"eh sialan ko mid, uda pergi ko sana, ko hibur dulu anak-anak mos pakek tebak-tebakan yang pernah aku ajarin" cetus jack
"kapan ko ngajarin aku jack, kayak les privat aja  pakek diajarin, yaudah, selo ko jack, serahkan semuanya padaku, oh ya aku jumpa sukma tadi diatas sungai tempat aku buang air" ujar hamid
"ngapain dia disana?", tanya jack heran
"dia jawab sih cuma mau jalan-jalan ja jack, tapi yaudah lah, aku bantuin panitia-panitia yang laen ya jack" ujar hamid
"ok ok brother, entar kalau ada masalah kabarin ya" cetus jack
"sep" jawab hamid singkat
Selang beberapa menit hamid berjalan meninggalkan jack, puput pun mengeluarkan ciri-ciri kalau dia sudah mau sadar.
"tolong, tolong" ngigo puput tanpa sadar puput pun memeluk jack
"dek, dek, sadar, udah jangan takut ada kakak disini" ujar jack
"eh, maaf", ujar puput sambil melepaskan pelukannya
"uda siap meluknya, hehehhee" ejek jack
"maaf gak sengaja" cetus puput merasa malu
"adek kok lama kali sih pingsannya, capek juga nungguin nya" ujar jack
"siapa sih yang mau pingsan lama-lama" cetus puput
"hahhaa, iya juga ya, adek kok masih jutek aja sih sama kakak? masih ingat masalah tadi siang ya?" tanya jack
"kalau iya kenapa? kalau enggak kenapa?" cetus puput
"kalau iya berarti adek sukak sama kakak, kalau enggak berarti sukak juga, hehehe", jawab jack
"gak lucu, lagian kakak pun gak mikir apa kalau aku tadi siang itu malu dilihatin anak-anak mos yang laen", ujar puput
"tapi kan awalnya emang salah adek, yaudah kakak minta maaf ya, salaman lah dulu kita, biar enak hehehehe" ujar jack sambil menyodorkan tangannya
"hhahaha, ada ada aja lah", ujar puput sambil menjabat tangan si jack
"ini dek minum dulu air hangat ini, biar hangat badan adek, soalnya suasana nya uda mulai dingin nih" ujar
jack
"makasih ya kak" ujar puput sambil meminum air hangatnya
"nah, sekarang uda tenang kan, gabung dengan yang laen yuk" ajak jack
"jangan dulu deh kak, perasaan aku masih belom tenang nih" cetus puput
"yaudah kita disini aja, ceritain sama kakak kenapa tadi?, pasti ada sebabnya", tanya jack
"gini loh kak" puput pun menceritakan semua kejadian yang barusan dia alami
"oh, kakak ngerti sekarang, tapi yaudah gak usah kita perpanjang" ujar jack
"iya kak, gak usah di perpanjang, semuanya sudah terjadi" cetus puput
"esseh, dewasa kali ah ngomongnya, hehehe" ujar jack ngelece
"awak serius pun" cetus puput manja
"adek gak usah manggil kakak lah, manggil abang aja, risih di panggil kakak, kayak cewek aja", ujar jack
"iya kak, eh salah, iya bg, aku pun juga risih" ujar puput
"abg punya tebak-tebak kan nih dek? di jawab ya" jack mencoba mengajak bercanda
"yaudah" cetus puput
"apa bedanya pemain bola sama adek?" tanya jack
"apa ya, hmmmm, kalau pemain bola kan laki-laki sedangkan adek perempuan bg, betul kan" jawab puput dengan lugu
"ah, jawabannya asal aja, bukan itu dek, coba pikir lagi" cetus jack
"hmmmmm, gak tau bg, adek nyerah deh" ujar puput
"jawabnya, kalau pemain bola itu juara di lapangan sedangkan adek tuh juara di hati abg, hahhahaha" jawab jack melet, wek
"ah, mulai nih gombal nya?" cetus puput tersipu malu
"ada lagi nih, kenapa jeruk nipis rasanya asam dek?", tanya jack lagi
"karena manisnya ada di adek, hahahahha, tau adek kan", jawab puput
"hahahhaha, adek kok tau sih, tapi abg ada jawaban yang laen, karena kalau asem nya di adek, berarti adek gak pakek deodoran, hahhahahaha" ujar jack sambil menowel hidung puput yang sedikit mancung itu
"hahahhaha, ada ada aja lah abg ini" cetus puput
Tak terasa malam dingin itu menghilang seakan tidak mungkin lagi menghampiri dua anak manusia yang sudah saling dekat itu, suara dayu-dayu angin pun menjauh lalu meluluh oleh sengatan benih-benih rasa yang timbul dari dua anak manusia itu.